Memperingati HUT RI ke 81 desa Gumelar Kecamatan Balung kabupaten Jember melaksanakan karnaval Umum Tahun 2026

Sergap-News.site.

Jember 12 September 2026 Suasana meriah dan semangat bagi warga desa Gumelar Kecamatan Balung saat ini dengan gelaran Karnaval umum melaksanakan konvoi karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan mengusung tema” Gelar budaya Nusantara Acara ini sangat memikat perhatian warga dan pengunjung dengan penampilan spektakuler yang mencerminkan kekayaan budaya dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Sabtu (12/9/2026).

Karnaval yang diikuti oleh berbagai elemen,masarakat desa ,RT RW dan dusun desa Gumelar kecamatan Balung.Setiap peserta tampil dengan kostum khas, dekorasi menarik, dan koreografi yang memukau, membuat jalannya karnaval terasa hidup dan penuh semangat kebangsaan.

Kepala desa Gumelar Heri Mulyono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah menunjukkan antusiasme dan gotong royong demi kesuksesan acara tersebut.“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat desa Gumelar kecamatan Balung yang begitu antusias dan kompak memeriahkan karnaval ini.

Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang positif, khususnya bagi para pelaku UMKM,” Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan.

Sepanjang jalur karnaval, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal terlihat memanfaatkan momen ini untuk berjualan aneka produk, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga aksesori khas daerah.

Tingginya jumlah pengunjung membuat penjualan mereka meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.Saat ini kepala desa Gumelar Heri Mulyono yang membuka acara untuk pemberangkatan kegiatan karnaval .Kali ini berbagai sound horeg yang ditampilkan mengiringi peserta karnaval membuat peserta makin bersemangat walaupun waktu yang lama untuk menempuh perjalanan dari Star menuju finis sekitar 3 kilo yang ditempuh.

Menurut beberapa pedagang, omzet penjualan selama acara bisa melonjak hingga dua kali lipat. “Alhamdulillah, dagangan cepat habis. Banyak pembeli yang datang dari luar desa juga,” ungkap salah satu penjual jajanan tradisional di area karnaval.Selain memberikan hiburan dan memperkuat rasa persatuan, Karnaval desa Gumelar juga membuktikan bahwa kegiatan berbasis budaya dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Panitia berharap, keberhasilan tahun ini bisa menjadi pijakan untuk menyelenggarakan acara yang lebih besar dan berdampak di tahun-tahun berikutnya.

Idham

Exit mobile version