Sepekan Tinggal di Banyuwangi, Spesialis Pacah Kaca Mobil Menyasar Nasabah Bank

Sergap-News.site.

Ari Said dan Alex Candra bukan pemain baru dalam aksi kejahatan pecah kaca mobil. Keduanya telah malang melintang melakukan serangkaian aksi pecah kaca mobil di sejumlah tempat. Bahkan, sebelum menggasak uang tunai Rp 300 juta milik nasabah bank asal Watukebo, Wongsorejo pada 18 Mei lalu, keduanya sudah sepekan tinggal di Banyuwangi.Keduanya berbagi tugas. Ari berperan sebagai eksekutor, sedangkan Alex sebagai joki motor.

Motor yang dipakai untuk menyatroni nasabah bukan miliknya sendiri. Mereka lebih dulu menyewa motor ke pihak lain dengan harga Rp 60 juta. Selama di Banyuwangi, keduanya tinggal di sebuah hotel kelas melati di daerah Lateng. Selama sepekan, sindikat ini mencari sasaran, mulai Banyuwangi, Rogojampi, Genteng, dan Muncar.

Selama keliling cari mangsa, rencana aksinya gagal karena tidak menemukan sasaran. Kasat Reskrim Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, komplotan spesialis pecah kaca mobil ini sudah beraksi di sejumlah tempat.

Pada 18 Mei 2026, keduanya beraksi di Banyuwangi Kota dengan kerugian Rp 300 juta. Lalu pada 21 November 2025, melakukan aksi kejahatan di Kalisat, Jember dengan kerugian Rp 319 juta. Selanjutnya, pada Februari 2026 di Kota Pasuruan Kota dengan kerugian Rp 90 juta. Antara tahun 2025-2026 TKP Muncar, Genteng, Kalisat, dan Lumajang, tapi batal dieksekusi.

Lalu, pada Januari 2026 di Situbondo dengan kerugian Rp 10 juta. ”Pada 24 Agustus 2026 TKP Kota Bukittinggi, Sumbar. Pemetaaan sejak 12 Agustus 2026, tapi berhasil dicegah. Sda juga TKP Malaysia dengan kerugian materiil Rp 450 juta.

”Sehingga total kerugian yang ditimbulkan dari kejahatan domestic dan lintas negara mencapai Rp 1.169.000.000,’’ kata Lanang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *