JEMBER, Sergap.news – Suasana Kecamatan Rambipuji yang tiap harinya ramai dengan masyarakat untuk kepengurusan Adminduk, pagi ini ada kegiatan Bumdesma Astha Kamulyan. Acara di adakan di Kecamatan Rambipuji Jl. WR Supratman No.70, Rambipuji, Kabupaten Jember
Acara dihadiri Kepala Dinas PMD, Camat, Kades, Perwakilan BPBD dan kelompok pemanfaat dana bergulir Bumdesma Astha Kamulyan Kecamatan Rambipuji. Selasa ( 20/1/2025 )
“Direktur Bumdesma Astha Kamulyan Kecamatan Rambipuji memberikan keterangannya, Hari ini kami Bumdesma Astha Kamulyan Kecamatan Rambipuji mengadakan Musyawarah Antar Desa untuk melaporkan pertanggung jawaban tahun 2025 Bumdesma Astha Kamulyan.” Ungkap Saiful Ansori
“Untuk total aset Bumdesma Astha Kamulyan Rp. 6.645.009.793, progres capaian dana bergulir tahun 2025 Rp. 5.605.500.000, sedangkan pendapatan usaha Bumdesma Astha Kamulyan Rp. 1.005.827.907.”
“Lanjutnya, selain kita melaporkan hasil capaian Bumdesma Astha Kamulyan, Kita juga melaporkan Kegiatan dana bergulir juga bahan pokok penting dan Leasing pemberdayaan kredit kebutuhan rumah tangga, salah satu contohnya tempat tidur, kursi, almari dan lainnya. termasuk sepada listrik juga.”
“Rencana di tahun 2026 ini, kami Bumdesma Astha Kamulyan Kecamatan Rambipuji akan menambah unit usaha. Kita akan kerjasama dengan dapur MBG yang ada di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari, Bumdesma berinvest sekitar 1 M. Selain itu kita akan kerjasama dengan pemilik kolam lele yang ada di Desa Gugut Kecamatan Rambipuji sebanyak 50 kolam lele.” Jelas Saiful Ansori
“Camat Rambipuji Roni Herman Baza, AP menyampaikan, laporan Tahunan Tahun Anggaran 2025 adalah cermin kinerja Bumdesma Astha Kamulyan. Di sinilah kita menilai secara objektif:
Apakah unit usaha berjalan efektif,
Apakah keuangan dikelola transparan,
Dan apakah manfaatnya benar-benar dirasakan oleh desa-desa anggota.”
“Bumdesma bukan hanya soal untung-rugi, tetapi juga soal:
Kepercayaan,
Tata kelola,
Dan keberpihakan kepada kepentingan desa.
Laporan ini harus disampaikan jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, karena kepercayaan publik desa adalah modal utama keberlanjutan Bumdesma.” Tegas Roni
“Selanjutnya, terkait perencanaan keuangan Tahun Anggaran 2026, saya berharap harus lebih Tajam dan Realistis,Disusun berbasis evaluasi nyata tahun sebelumnya,Memperhitungkan risiko usaha secara rasional,Dan fokus pada unit usaha yang produktif, legal, dan berkelanjutan.
Perencanaan tidak boleh hanya optimistis di atas kertas, tetapi harus:
Terukur,
Bisa diawasi,
Dan mampu meningkatkan nilai tambah bagi desa.
“Kalau rencananya bagus, tapi tidak bisa dilaksanakan, itu namanya bukan perencanaan, tapi harapan.Laporan Tahunan Tahun Anggaran 2025 adalah cermin kinerja Bumdesma Astha Kamulyan. Di sinilah kita menilai secara objektif:
Apakah unit usaha berjalan efektif,
Apakah keuangan dikelola transparan,
Dan apakah manfaatnya benar-benar dirasakan oleh desa-desa dan anggota.” Jawabnya
Bumdesma bukan hanya soal untung-rugi, tetapi juga soal:
Kepercayaan,
Tata kelola,
Dan keberpihakan kepada kepentingan desa.
Laporan ini harus disampaikan jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, karena kepercayaan publik desa adalah modal utama keberlanjutan Bumdesma.” Katanya
“Selanjutnya, terkait perencanaan keuangan Tahun Anggaran 2026, saya berharap harus lebih Tajam dan Realistis,
Disusun berbasis evaluasi nyata tahun sebelumnya,
Memperhitungkan risiko usaha secara rasional,
Dan fokus pada unit usaha yang produktif, legal, dan berkelanjutan.
Perencanaan tidak boleh hanya optimistis di atas kertas, tetapi harus:
Terukur,
Bisa diawasi,
Dan mampu meningkatkan nilai tambah bagi desa.
Kalau rencananya bagus, tapi tidak bisa dilaksanakan, itu namanya bukan perencanaan, tapi harapan. Maka hari ini kita luruskan bersama.
Sebagai penutup “Kami berharap Bumdesma Astha Kamulyan terus menjadi wadah usaha bersama desa yang sehat, dipercaya, dan memberi manfaat nyata. Pemerintah kecamatan akan terus melakukan pembinaan agar tata kelola semakin baik.”















