Penemu Bayi dalam Laci Gerobak di Probolinggo Ingin Mengadopsi, Dinsos Tegaskan Lewat Prosedur Ketat Bayi laki-laki yang sebelumnya ditemukan hidup tanpa busana di dalam laci gerobak pentol di Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, kini telah dipindah rawat ke RSUD Tongas.

Rencananya, bayi malang tersebut akan dibawa ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) di Sidoarjo pada 26 Agustus mendatang. Kendati demikian, pasangan suami istri (pasutri) Makrup (32) dan Afidayani (26) yang pertama kali menemukan bayi tersebut beserta pihak pemerintah desa menyatakan niat kuat untuk mengadopsi dan merawatnya.

Kepala Desa Tongas Kulon, Sholihin, menyebutkan bahwa banyak warga yang berminat menjadi orang tua asuh, tetapi ia menyerahkan sepenuhnya mekanisme tersebut kepada Dinas Sosial.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, menegaskan bahwa proses adopsi tidak dapat dilakukan secara instan dan harus melalui verifikasi ketat dari Dinsos Provinsi Jawa Timur hingga penetapan sidang pengadilan.

“Beberapa formulir harus diisi. Nantinya juga akan dicek riwayat keluarga yang akan mengadopsi, termasuk kondisi ekonomi dan lainnya. Sebab ini berkaitan dengan masa depan anak,” jelas Rachmad Hidayanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *