Sergap-News.site.
Bayangkan, baru kelas lima SD, baru berusia 12 tahun dan sudah hamil. Rill anak-anak memiliki anak.Usia di mana seharusnya masih disisi dengan bermain, nonton kartun, atau sekadar bersendawa gurau sama teman-teman sebaya.Namun malang, bocah ini memiliki ayah tiri bejad.H (39) seorang kuli pasar sekaligus ayah tiri korban sudah menggauli korban sejak Januari 2026.
Akibat rupadaksa berulang, saat ini korban pun h a m i l lima bulan di usia dua belas tahun.Peristiwa ini terungkap karena ibu, teman-teman, dan guru menyadari perubahan fisik korban.
Saat dibawa ke fasilitas kesehatan, diketahui korban mengandung dan sudah lima bulan. Korban akhirnya mengaku kalau dirinya mengalami rupadaksa oleh ayah tiri.Korban mengaku diancam akan dibunuh bila mengadu dan pelaku melakukan aksinya saat rumah sepi.
Polisi pun langsung bergerak untuk menangkap pelaku.Saat ini, Pemkot Surabaya tengah memberikan korban pendampingan, dukungan psikologis, kesehatan, maupun jaminan pendidikan. Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan korban tetap bisa melanjutkan sekolah ke kelas 6 menggunakan skema daring atau dengan pengaturan khusus untuk menjaga privasi dan psikologis korban.
Sementara itu, pelaku justru berkilah saat diperiksa dan mengaku mengira kalau korban adalah guling. Namun, polisi menegaskan pengakuan tersebut tidak logis karena korban jelas manusia, bukan benda. Ditambah bukti medis yang menyatakan korban telah dirupadaksa berulang.






